Tampilkan postingan dengan label Karier. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Karier. Tampilkan semua postingan

Ini Trik Jitu Presentasi di Depan Bos Agar Menarik Perhatian

dok. Thinkstock
Melakukan presentasi di depan bos, rekan kerja, serta klien, tentunya bukanlah hal yang mudah. Banyak orang yang tidak bisa mengatasi situasi sehingga merasa gugup. Kalau sudah begitu, presentasi pun bisa tak berjalan dengan lancar. 

Apakah Anda juga sering mengalaminya? Agar presentasi Anda bisa berjalan mulus, dan menarik perhatian, sebaiknya perhatikan trik jitu ini, seperti dikutip dari Wolipop

1. Buat Ringkasan
Sebelum melakukan presentasi, akan lebih baik bila Anda membuat skema atau ringkasan dari topik yang akan dibahas. Fokuslah pada ringkasan tersebut dan jangan sampai Anda keluar dari topik yang akan dibicarakan.

2. Pelajari 
Persiapkanlah diri semaksimal mungkin. Pelajarilah isi atau topik yang akan dibahas dalam presentasi tersebut. Cara ini untuk membuat Anda menguasai materi, dan lebih siap dengan berbagai macam pertanyaan yang akan ditanyakan oleh audiens. 

3. Lakukan Riset
Akan lebih baik bila Anda melakukan riset dan kenali siapa yang akan hadir di presentasi Anda. Ini untuk membantu Anda nantinya akan mempersiapkan bahan presentasi yang efektif dengan memahami apa yang paling diinginkan oleh audiens. 

4. Hiasi dengan Cerita
Tak ada salahnya bila Anda membuat sedikit cerita menarik untuk menyampaikan isi presentasi Anda. Sebuah cerita dapat mempermudah audiens untuk bisa lebih mengerti. Presentasi pun menjadi lebih berwarna dan tak membosankan. 

5. Ajak Partisipasi
Ketika melakukan presentasi jangan hanya Anda saja yang berbicara, tapi ajaklah para audiens untuk turut berpartisipasi. Minta mereka bertanya, atau sesekali Anda yang bertanya pada mereka. Cara tersebut dapat membuat mereka semakin terikat dengan topik yang Anda sampaikan dalam presentasi itu. 

6. Nada Suara Berbeda
Agar audiens tidak mengantuk dengan presentasi Anda, cara yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan nada suara yang berbeda saat menjelaskan suatu topik. Anda bisa meninggikan suara dan terlihat bersemangat, ketika menjelaskan topik yang menyenangkan. Begitupun sebaliknya, saat membicarakan sesuatu yang serius, Anda bisa mengatur suara untuk lebih serius.


(wolipop)

7 Kebiasaan Pebisnis yang Sukses

SHUTTERSTOCK
Orang-orang sukses tak dipungkiri adalah mereka yang mengetahui sesuatu sementara yang lainnya tidak. Mereka berpikir dan beraksi berbeda dari orang kebanyakan. Kunci utama sukses setiap orang hampir sama, yakni ambisi, kerja keras, gigih, dan sikap positif.

Nah, jika Anda ingin mencapai sukses yang serupa tapi dengan cara berbeda, simak tujuh tips dari Lewis Schiff, penulis buku Business Brilliant. Dalam surveinya untuk buku tersebut, Schiff mendapati bahwa orang-orang yang sangat sukses berpikir dan bertindak secara berbeda dari mayoritas orang dengan tingkat pendidikan dan kecerdasan yang sama. Berikut contohnya.

1. Memiliki saham penting untuk menjadi makmurHampir 90 persen orang-orang sukses percaya akan hal ini. Lebih penting lagi, 80 persen dari para business brilliantyang disurvei Schiff mengatakan bahwa mereka sudah memiliki saham ekuitas di perusahaan mereka. Hanya 10 persen dari kalangan kelas menengah yang memiliki stock share dalam jenis apa pun, sedangkan mayoritas (70 persen) mengatakan bahwa mereka bahkan tidak mencoba memilikinya.

2. Selalu mencari keuntungan dari kesepakatan bisnis yang dilakukanSekitar 90 persen individu yang sukses berbisnis mengungkapkan bahwa mereka selalu mencoba meraih keuntungan dari kesepakatan bisnis yang mereka lakukan. Bahkan meski keuntungan tersebut kecil, tapi jika diperoleh dari sejumlah kesepakatan atau transaksi tentu akan terakumulasi menjadi lebih besar.

3. Melakukan sesuatu dengan baik lebih penting daripada melakukan hal-hal baruAkan lebih bermanfaat jika punya ide atau gagasan yang biasa, dan mengeksekusinya dengan sangat baik. Itulah yang diyakini 9 dari 10 orang yang sukses. Kebanyakan orang bilang untuk sukses harus punya ide yang baru dan hebat, namun itu salah. Yang penting adalah meski ide kecil kalau ditangani dengan baik akan berhasil baik pula.


4. Mempekerjakan orang yang lebih pintar daripada AndaOrang yang brilian dalam berbisnis kadang berfokus pada dua atau tiga hal yang sangat mereka kuasai. Maka mereka menuntaskan pekerjaan dengan membangun tim yang memiliki kemampuan yang saling melengkapi. Memang, kebanyakan orang lebih memilih untuk melakukan tugas-tugas yang tidak begitu mereka kuasai ketimbang meminta orang lain untuk mengerjakannya. Inilah yang tidak akan dilakukan seorang yang brilian dalam berbisnis. Ia tahu bahwa ia akan sukses karena kekuatannya, bukan kelemahannya.

5. Mengetahui motivasi bisnis rekan kerja AndaJika Anda saat ini bergantung pada satu orang karyawan karena kemampuannya, ada baiknya mengetahui apa yang membuat karyawan tersebut memberikan kemampuannya secara maksimal. Kesediaan dan keingintahuan Anda untuk memahami motivasi rekan kerja Anda merupakan penanda kesuksesan yang tidak dimiliki orang lain.

6. Segera membatalkan kesepakatan jika dirasa tidak benarKesepakatan bisnis yang jelek, sama halnya dengan pernikahan yang buruk, sangat menyakitkan dan bisa menghabiskan banyak biaya. Oleh karenanya sebelum memutuskan mengambil atau menangani bisnis, lebih baik memikirkannya dengan matang. Jika kesepakatan yang akan terjadi dirasa tidak sesuai harapan, 71 persen orang yang brilian dalam berbisnis akan segera membatalkannya. Memang berisiko, namun mereka menghindari kerugian yang lebih besar yang mungkin akan terjadi.

7. Belajar menjadi lebih baik dari kegagalanTidak selamanya apa yang dilakukan berhasil, bahkan para brilian dalam bisnis rata-rata lebih banyak mengalami kegagalan. Tetapi mereka menjadikan kegagalan sebagai proses menjadi lebih baik. Bagaimana pun juga, apapun yang layak dicoba memiliki elemen risiko. Usaha terus-menerus membantu untuk mencapai sukses di langkah-langkah selanjutnya.


(Kompas | Small Business)

Ini Tanda-tanda Anda Kelelahan Bekerja

Dok. Thinkstock
Hampir setiap hari Anda menghabiskan waktu untuk bekerja di kantor. Dalam satu hari saja, Anda harus bekerja selama delapan jam, bahkan terkadang sampai lembur. Ini yang juga menjadi salah satu faktor Anda lelah dalam bekerja. Dikutip dari Wolipop, berikut ini tanda-tanda Anda kelelahan di tempat kerja.

1. Tak Ada Semangat
Tubuh Anda tentunya lelah ketika harus lebih dari delapan jam bekerja di kantor. Namun, tak hanya itu saja, pikiran pun juga terasa lelah hingga semangat dalam bekerja menurun. Jika Anda cepat menyerah dalam mengerjakan tugas yang diberikan atasan, itu pertanda bahwa Anda sudah kelelahan dalam bekerja.

2. Merasa Malas
Apakah Anda selalu merasa malas dalam mengerjakan sesuatu, baik itu di kantor, maupun hal-hal lainnya? Hati-hati, ini juga merupakan tanda-tanda Anda sudah terlalu lelah bekerja. Bahan, perasaan seperti ini juga sudah mengacu ke arah depresi.

3. Tidak Ada Kehidupan Sosial
Tanda Anda kelelahan bekerja juga tercermin dari kesibukan yang sampai-sampai tidak ada waktu untuk bergaul dengan teman-teman di luar lingkungan kantor, maupun menghabiskan waktu bersama keluarga. Jangan biarkan hal ini terjadi. Anda juga harus memiliki waktu untuk refreshing bersama orang-orang tersayang.

4. Performa Kerja Menurun
Coba bandingkan performa kerja Anda yang sekarang dengan yang dulu. Apabila performa kerja menurun, bisa jadi itu adalah salah satu Anda sedang mengalami kelelahan.

5. Sulit Konsentrasi
Terlalu lelah, bisa memicu stres dan dapat mengganggu kemampuan Anda dalam berpikir, sehingga menjadi sulit untuk berkonsentrasi. Sebab ketika Anda stres, kemampuan fokus Anda dibaluti oleh elemen negatif dalam pikiran. Akibatnya, Anda merasa kesulitan untuk mengambil keputusan.


(wolipop)

5 Alasan Kafe Bukan Tempat Cari Pasangan

SHUTTERSTOCK
Di mana tempat berkumpul yang memungkinkan Anda menemukan kekasih dan pasangan hidup? Jika Anda menjawab kafe atau bar, sebaiknya Anda berpikir ulang. Karena sebenarnya alkohol, musik yang berdentum, dan keramaian, tidak akan mendorong Anda memiliki hubungan yang serius di masa yang akan datang. Kenapa demikian, berikut lima alasannya seperti yang di kutip dari Kompas.com.

1. Kafe atau kelab malam tidak menjanjikan hubungan yang serius Pernah mencoba melakukan percakapan di bar pada Jumat malam, di tengah musik yang ingar-bingar? Anda tidak akan bisa leluasa mendengarkan atau berbicara. Kata-kata Anda tidak akan tersampaikan dengan sempurna. Di saat Anda berusaha mengenali orang yang diajak bicara, di saat yang sama Anda juga berusaha keras memahami apa yang dia sampaikan. Pilihan yang lebih baik adalah pergi ke rumah teman. Atmosfirnya tentu lebih menenangkan dan nyaman untuk melakukan percakapan.

2. Alkohol membuat segala sesuatu tampak lebih baik Orang yang gemar hang out sambil mengonsumsi alkohol tentu tahu bagaimana alkohol sangat memengaruhi kesadaran. Segala sesuatu tampak lebih baik di mata Anda, termasuk orang-orang yang ada di sekelilingnya. Anda jelas tidak akan bisa membangun hubungan serius ketika berada di bawah pengaruh alkohol. Lebih baik Anda mencoba ke kedai kopi. Perjumpaan sembari minum kopi membuat orang lebih melek dan sadar.

3. Orang yang sering ke bar, lebih mencari kesenangan Dengan alkohol dan musik, bar memberikan nuansa kesenangan yang maksimal. Tidak jarang, seseorang hanya ingin menikmati "kesenangan" itu saja, tak ada niat yang serius. Termasuk berhubungan dengan orang lain. Opsi yang lebih baik adalah bertemu calon kekasih lewat pertemanan. Karena dengan demikian Anda bisa mengetahui latar belakang teman dar teman-teman Anda, dan tahu mana yang baik mana yang tidak.

4. Bar bukan tempat yang romantis Bar mempunyai bau yang sangat khas: kombinasi bau makanan, asap rokok yang menebar kemana-mana, alkohol, dan lainnya. Ini jelas jauh dari kesan romantis. Cobalah datang ke pesta pernikahan seorang teman. Atmosfir dan suasananya lebih terasa romantis, dan jika Anda diundang dan menemukan tamu undangan lainnya, adalah satu bonus yang tidak boleh dilewatkan.

5. Kafe tidak menjamin Anda dan si dia memiliki kesamaan hobi atau aktivitas Biasanya percakapan awal di bar adalah membahas hobi atau kesukaan masing-masing. Tapi dengan banyaknya jenis orang yang masuk ke bar, belum tentu Anda menemukan orang yang memiliki kesamaan ketertarikan. Beda halnya bila Anda pergi ke kelas yoga, pertemuan komunitas travelling, atau pameran fotografi, di mana sudah jelas pesertanya punya minat yang sama. Kesamaan ini akan mengantar Anda pada pertemuan-pertemuan selanjutnya. Pertemuan secara intens dan rutin bukan tak mungkin akan membuka peluang ke arah yang lebih serius.


(kompas)

IQ Bukan Satu-satunya Penentu Kesuksesan

SHUTTERSTOCK
Berapa IQ Anda? Seberapa penting ukuran IQ ini bagi Anda?

Dikutip dari Kompas.com, sebuah perusahaan mengandalkan “kecerdasan” atau IQ karyawan sebagai persyaratan kaku dalam proses promosi. Seorang supervisor harus punya IQ minimal tertentu, dan untuk menjadi manager IQ-nya harus lebih tinggi lagi. Beberapa atasan protes, sebab melihat kenyataan di lapangan yang tidak selalu relevan dengan ukuran IQ tadi.

Sementara pembuat kebijakan tetap pada prinsip bahwa para calon eksekutif yang dituntut melakukan problem solving dan menyusun strategi memang perlu ber-IQ tinggi. Para pembuat kebijakan ini berkomentar, “Bila tidak ber-IQ tinggi, nanti top manajemen kita hanya terdiri dari orang-orang yang terlalu operasional”.

Di zaman modern ini, di mana tuntutan kompetensi makin beragam, kita terus bertanya-tanya, seberapa tinggi sebetulnya korelasi IQ dengan kemampuan membuat strategi perusahaan, problem solving dan kreativitas?

Banyak orang berpikir bahwa individu dengan IQ tinggi adalah orang yang smart. Meskipun ada yang terlihat culun dan telmi alias “telat mikir”, namun angka IQ tinggi kerap membuatnya tetap dianggap “smart” oleh lingkungan sekitar.

Pertanyaannya, apakah orang seperti ini bisa menjamin pengambilan keputusan yang benar-benar “cemerlang”, jago melakukan inovasi dan terobosan? Apakah individu seperti ini bisa masuk dalam suasana berpikir yang membutuhkan common sense dan streetsmartness yang merupakan hal kritikal, terutama di level manajemen atas? Mungkin ini sebabnya orang sering bersikap skeptis mengenai IQ?

Pengukuran IQ tentu tidak salah, penggunaannya sebagai parameter juga tidak salah. Berbagai riset jelas menunjukkan IQ punya peran signifikan terhadap kinerja individu di tempat kerja. Namun demikian, kita memang perlu berhati-hati dalam melakukan interpretasinya. IQ mengukur kemampuan general untuk memecahkan masalah.

Namun, kemampuan kognitif yang dibutuhkan di tempat kerja, tidak sekadar kemampuan general saja. Di tempat kerja, justru pencarian dan perolehan informasi baru, mengambil pelajaran dari kegagalan, menemukan jalan keluar unik, serta kreativitas menciptakan terobosanlah yang semakin menjadi hal kritikal. Di sini kita segera melihat ada batasan kemampuan yang diukur IQ, karena untuk melakukan itu semua, individu perlu mengerahkan kemampuannya secara menyeluruh.

Dunia kerja kita sekarang menuntut individu menunjukkan kemampuan untuk melepaskan diri dari kekakuan rumus-rumus, logika statis, dan juga mempersyaratkan "think outside the box”. Artinya, cara individu memproses inteligensinya juga berpengaruh terhadap kinerja kognitifnya. Itu sebabnya, jangan heran bila sebuah studi terhadap para pimpinan perusahaan menemukan angka IQ mereka tidak hebat-hebat amat, sementara para direksi ini nyata-nyata berkinerja sangat cemerlang.

Jadi, memanfaatkan pengukuran IQ saja sebagai satu-satunya penentu keberhasilan kinerja kognitif memang perlu kita tinjau kembali, karena ternyata dalam perkembangannya orang bisa meningkatkan kemampuan berpikirnya, dengan ukuran IQ yang tetap segitu saja.

Mengencerkan Inteligensi

Albert Einstein mengatakan bahwa individu perlu menajamkan instingnya, bila menginginkan hasil yang optimal. Jadi IQ dihidupkan dan dikembangkan, tidak bisa berkembang dengan sendirinya.

Dalam sejarah, kita pasti bisa menyaksikan betapa para jenius ini tidak henti-hentinya mencari informasi baru. Hal ini menyebabkan tidak sekadar mindset yang berubah, tetapi jumlah sambungan neuron dalam otakpun bertambah, karena ia perlu mengkaitkan informasi baru dengan yang sudah ada. Jadi orang dengan IQ "biasa" pun bisa dan harus mengadaptasi sikap “Be an "Einstein"’.

Orang yang berotak encer adalah orang yang dengan mudah menyerap informasi baru, menyusunnya di dalam memori, dan menggunakannya sebagai dasar pemecahan masalah terkini yang sedang ia hadapi. Hasil pengalaman ini kemudian digunakannya lagi untuk menghadapi masalah baru lagi.

Kegiatan mengencerkan inteligensi ini bisa dilatih. Di lingkungan kerja, di mana brainstorming dijadikan rutinitas dan dianggap penting, mau tidak mau orang bersiap untuk menerima dan mengolah informasi baru. Seperti latihan dalam olah aga, daya pikirpun bisa dilatih: “The more you train, the more you gain”. Untuk itu, belajarlah alat musik baru, kunjungilah pameran dan museum, bacalah penemuan penemuan science terbaru. Jadilah “knowledge junkie”.

Hal yang sering tidak kita kaitkan dengan kegiatan kognitif adalah kegiatan sosial. Media sosial seperti Twitter, Facebook, memungkinkan kita untuk terekspos dan mengenal orang lain. Pada saat berkomunikasi kita tentunya akan dihadapkan pada hal hal baru yang kita temukan di lingkungan sosial kita, sehingga mau tidak mau kita jadi terangsang untuk mengembangkan diri.

Sadar kondisi

Saya mengenal seseorang yang skor IQ-nya berada di bawah rata-rata, namun begitu keras hatinya. Setelah menamatkan kuliah S1-nya, ia mengambil kursus programmer perangkat lunak yang canggih dan paling laku, memperbaiki nilai TOEFL-nya, sehingga sekarang menjadi programer yang langka dan berupah besar, jauh dari teman-temannya yang paling tidak ber IQ rata-rata. Hal ini lagi-lagi menjadi bukti bahwa kita memang tidak bisa sekadar mengandalkan angka IQ sebagai penentu kinerja kognitif seseorang.

Hal yang perlu kita waspadai adalah sikap mengistirahatkan otak atau malas berpikir. Meski punya IQ tinggi, namun bila tidak dilatih, akan membuat otak kita cepat berkarat. Contoh sederhana adalah sering kita mengetahui sesuatu tetapi lupa di mana kita bisa menggali memori kita. Jadi, kata atau nama itu seolah ada di ujung lidah tetapi tidak bisa diucapkan.

Ini tanda otak kita memerlukan alertness agar selalu bisa menyajikan memori yang tersimpan. Bila kita serius untuk menajamkan kemampuan kognitif kita, kita pun perlu berhati-hati dengan pemanjaan teknologi, misalnya penggunaan memori nomor telepon di ponsel yang menyebabkan kita tidak terbiasa menghapal nomer telepon lagi.

Selain itu, GPS yang semakin lama semakin friendly, menyebabkan kegiatan mapping di otak kita beristirahat. Perangkat lunak penerjemah, menyebabkan kita tidak berpikir keras untuk bertata bahasa yang baik, padahal bahasa adalah latihan otak yang sangat baik.

Kita perlu sadari bahwa orang yang berotak encer memiliki kebiasaan untuk terbuka dan mengosongkan pikirannya, sehingga ia semakin trampil mencari informasi. Sementara, orang yang mandeg, merasa nyaman-nyaman saja dan merasa sudah tahu segalanya.


(kompas)

7 Kebiasaan ini Bisa Membuat Anda Sukses

detikcom
Jika Anda seperti kebanyakan orang, maka Anda pasti memiliki tujuan atau mimpi yang bernilai yang ingin anda capaiKesuksesan tentunya bisa diraih oleh siapapun, baik pria maupun wanita. Namun untuk meraih kesuksesan tersebut, harus dengan kedisiplinan dan kerja keras. Beberapa kebiasaan positif yang sering dilakukan dalam kehidupan sehari-hari, semua wanita dapat menjadi seorang profesional yang sukses. Lantas, kebiasaan apa saja itu? Simak di sini, seperti yang di rangkum dari Wolipop.com.

1. Terorganisir & Bertanggung Jawab
Agar sukses berkarir, seorang wanita harus bisa terorganisir dalam menangani pekerjaan dan kehidupan rumah tangganya. Buatlah list untuk bisa memudahkan
Anda mengatur jadwal agar tidak ada hal penting yang terlupakan, seperti rapat dan sebagainya. Anda juga harus bisa berkomitmen dan bertanggung jawab pada list yang telah dibuat.

2. Bekerja dengan Pebisnis Profesional
Milikilah jaringan bisnis yang luas. Dengan begitu Anda dapat mengenal pebisnis lainnya sehingga membuat terjadinya transaksi bisnis yang menguntungkan bagi Anda dan partner bisnis Anda. Pebisnis profesional cenderung melakukan bisnis dengan seseorang yang telah mereka kenal dan percayai. Jadi, semakin banyak jaringan maka semakin banyak juga peluang bisnis dan pelajaran dari para profesional baik dalam bidang yang sama ataupun tidak.

3. Jadilah Orang yang Kreatif
Berpikirlah out of the box atau berbeda dari yang lainnya dalam hal kreativitas dan bisnis. Anda harus jujur pada diri sendiri dalam setiap situasi, maka segalanya menjadi mudah dan lancar.

4. Keuangan cerdas
Bijaklah dalam mengatur keuangan. Anda juga harus tahu bagaimana cara membelanjakan, menyimpan atau mengalokasikannya, baik untuk kehidupan rumah tangga atau bisnis. Bahkan jika Anda memiliki penasihat terpercaya, pastikan juga untuk ikut mengawasi keuangan Anda.

5. Jadilah Mentor untuk Diri Sendiri
Dalam aspek kehidupan ada yang datang dan pergi. Cobalah untuk bermurah hati pada diri sendiri. Tidak ada salahnya untuk menjadi mentor atau motivator untuk diri Anda, contohnya memiliki donasi tersendiri serta dukungan penuh untuk kegiatan atau tujuan hidup yang telah disukai dan dipilih.

6. Manjakan Diri Sendiri
Luangkan sedikit waktu setiap hari untuk memanjakan diri Anda, mislanya dengan pergi ke salon setelah bekerja atau hal lain yang dapat membuat Anda merasa lebih tenang dan santai. Waktu untuk diri sendiri sama pentingnya dengan waktu Anda dengan orang lain. Pertimbangkan pertemuan dengan orang lain yang dapat mengganggu waktu santai Anda.

7. Seimbang
Pertimbangkan apa yang paling penting dalam hidup Anda. Lalu buatlah list tentang hal-hal atau kegiatan yang Anda prioritaskan. Dan letakkan di bagian atas, kadang-kadang dalam hal ini dibutuhkan pemikiran sedikit perspektif yang jelas untuk mengetahui tujuan dan fokus dalam hidup.


(wolipop)

6 Hal ini Lebih di Unggulkan Wanita Dari Pria

Dok. Thinkstock
Kartini menjadi inspirasi wanita untuk lebih maju dari pria dan memiliki peran dalam setiap aspek kehidupan. Kenyataannya menurut sejumlah riset memang wanita bisa lebih unggul ketimbang pria. Dalam hal apa saja wanita lebih baik ketimbang kaum Adam. Berikut ini hasil pemaparan berbagai riset mengenai keunggulan wanita seperti dikutip Wolipop:

1. Tulisan Tangan
Wanita memiliki kemampuan yang lebih baik dalam urusan tulis menulis dibandingkan pria. Hal ini terjadi sudah dari saat mereka kecil ketika mempelajari menulis huruf abjad. Serat-serat saraf yang mengontrol keterampilan motorik di otak laki-laki tidak sebaik yang perempuan miliki. Pada saat itu anak perempuan lebih baik mempelajari tulisan tangan ketimbang anak laki-laki.

2. Sadar untuk Makan Sehat
Universitas Minnesota melakukan sebuah survei terhadap lebih dari 14 ribu orang yang mengungkapkan bahwa wanita lebih menjaga kesehatannya dengan memakan makanan yang sehat dibandingkan pria. Saat pria memilih pizza dingin di kulkas, wanita lebih memilih buah-buahan yang memiliki lebih banyak nilai nutrisi dan rendah kalori.

3. Lebih Cepat Belajar
Penelitian yang dilakukan Universitas Goegia dan Universitas Columbia menemukan kalau wanita lebih cepa belajar ketimbang pria. Hal itu karena pada dasarnya wanita punya kemampuan untuk lebih mengembangkan pikirannya. Menurut riset tersebut wanita lebih penuh perhatian, fleksibel dan teroganisir. Jadi saat bekerja, wanita lebih mudah memahami tugas yang diberikan ketimbang rekan kerja prianya.

4. Lebih Pintar
Berdasarkan riset tes IQ dari berbagai belahan dunia, wanita memiliki IQ yang lebih tinggi daripada pria. Penelitian itu dilakukan oleh James Flynn yang meneliti IQ berbagai orang di dunia mulai dari Amerika, Eropa, Kanada, New Zealand, Argentina dan Estonia. Dari risetnya diketahui IQ wanita berada di atas rata-rata.

5. Lebih Mengesankan Saat Wawancara Kerja
Sebuah riset yang dilakukan University of Western Ontario mengungkapkan wanita lebih bisa mengatasi stres saat wawancara kerja. Penelitian menemukan meskipun wanita lebih panik saat melakukan persiapan wawancara, ketika hari-H kita justru lebih mengesankan pihak pewawancara ketimbang pria. Hal itu tentu saja karena wanita lebih mempersiapkan diri ketimbang kaum Adam.

6. Imunitas Tubuh Lebih Baik
Penelitian yang dilakukan Universitas McGill melihat bahwa wanita memiliki sistem imun lebih baik ketimbang pria. Hal itu karena hormon estrogen di dalam tubuh membuat wanita bisa melawan infeksi lebih kuat. Dalam hormon estrogen ada enzim tertentu yang menjadi proteksi pertama tubuh ketika diserang bakteri dan virus. Imunitas yang lebih baik ini membuat wanita lebih panjang umur ketimbang pria. Sekitar 85% orang yang berumur lebih dari 100 tahun adalah wanita.


(wolipop))

Mau Kencan dengan Rekan Kerja? Ketahui Dulu 4 Aturannya

pacaran satu kantor
Kencan Dengan Rekan Satu Kantor (Thinkstock)
Ada banyak pekerja yang mengalami cinta lokasi di kantor. Apakah Anda mengalaminya? Meskipun hubungan asmara dengan kolega bisa menyenangkan, tapi harus tetap ada aturannya. Agar pekerjaan dan hubungan percintaan Anda dengan si dia dapat berjalin dengan baik, ketahuilah beberapa aturan di bawah ini, seperti dikutip dari Wolipop.com.

1. Rahasiakan
Akan lebih baik bila Anda tak terbuka dengan bos dan rekan kerja lainnya mengenai hubungan percintaan yang dijalani agar suasana di kantor tak menjadi canggung. Menjalin hubungan spesial dengan rekan kerja juga bisa menimbulkan gosip dan pembicaraan tak sedap. Jika memang hubungan tersebut sudah diketahui oleh rekan-rekan yang lain, hindari kesan berlebihan.

2. Beda Divisi
Sebaiknya Anda menjalin hubungan asmara dengan rekan kerja yang berbeda divisi. Sehingga Anda bisa tetap bekerja secara profesional. Akan lebih baik pula bila Anda menghindari untuk berkencan dengan seseorang yang jabatannya ada di bawah atau di atas Anda. Sebab, hal tersebut bisa menimbulkan konflik dalam pekerjaan.

3. Hindari Pertengkaran
Pertengkaran dengan si dia hanya akan membuat Anda terlihat tak profesional. Hal tersebut juga membuat rekan kerja lainnya merasa tak nyaman. Oleh karena itu sebaiknya hindarilah pertengkaran dengan pasangan Anda.

4. Strategi Jika Putus
Meskipun tidak ingin mengharapkan yang terburuk, tapi Anda juga harus tetap memiliki strategi seandainya hubungan percintaan Anda tak berjalan mulus. Jadi sebaiknya dibicarakan dengan pasangan. Cara tersebut bisa membantu Anda dan si dia agar karir tak terancam.


(wolipop)

7 Profesi Pekerjaan Ini Cocok Dilakukan Dirumah

bekerja dirumah
Bekerja Dirumah (Foto: Morguefile)
Bingung mencari pekerjaan tambahan , dan Anda ingin menambah pundi-pundi pemasukan? Kenapa tidak bekerja dirumah saja sebagai pekerja lepas. Kenapa tidak? ketahui caranya. Berikut ini 7 profesi pekerjaan yang layak dilakukan dirumah seperti dikutip dari Kompas.com.

1. Menjadi Penulis
Menjadi penulis bisa dilakukan kapan dan di mana saja. Bila Anda punya kompetensi untuk menulis, coba deh "sumbang" tulisan untuk majalah. Honor untuk satu artikel berkisar Rp 250.000-Rp 400.000 tergantung seberapa banyak dan sulitnya tulisan. Apalagi bila kita menulis untuk rubriktravelling ke luar negeri. Dilengkapi dengan dokumentasi foto? Bisa dihargai sekitar Rp 500.000-Rp 1.000.000.

2. Fotografer atau videografer
Mengembangkan talenta dalam mengabadikan momen penting juga bisa jadi profesi yang menjanjikan. Bermodalskill fotografi, kamera, dan kemampuan mengedit foto, ada banyak peluang yang bisa diambil, baik menjadi freelancer di majalah, fotografer perkawinan, fotografer event, maupun videografer.

3. Penerjemah atau editor buku
Banyak buku asing yang perlu diterjemahkan, mulai dari buku pelajaran, novel, ataupun komik. Untuk penerjemah, biasanya honor dihitung per halaman dan bisa dilakukan di mana saja. Lumayan lho menambah uang jajan untuk liburan.

4. Stylist atau makeup artist
Jago dandan? Kita bisa mengikuti kursus singkat dan mengambil sertifikasi menjadi makeup artist. Pekerjaannya mulai dari rias pengantin hingga model. Honor untuk sekali makeup berkisar antara Rp 300.000-Rp 500.000, tergantung skill yang dimiliki.

5. Pengusaha
Bila kita punya talenta untuk menciptakan sesuatu, seperti membuat pernak-pernik, perhiasan, atau cookies, kita bisalho membuka bisnis sendiri. Sangat mungkin menjadikan pekerjaan ini sebagai profesi kedua. Dan teman kantor bisa menjadi target pembeli utama.

6. Desain grafis
Termasuk web designer. Peluang kerjanya cukup luas, tak hanya terbatas pada layout majalah atau brosur, tetapi juga pembuatan logo dan mempercantik tampilan situs web, yang bisa dilakukan di rumah. Untuk melebarkan sayap, kita bisa lho ikut kontes desain dan menjaring networking agar karya kita makin dikenal.

7. Admin web atau media sosial
Siapa bilang nge-tweet enggak bisa jadi profesi menjanjikan? Banyak brand yang membutuhkan admin untuk mengelola situs web ataupun media sosial seperti Twitter dan Facebook. Untuk admin Twitter, biasanya honor dihitung dari banyaknya tweet yang kita posting.

Masih banyak pekerjaan lain yang memungkinkan kita kerja dari rumah atau tak harus terikat di kantor. Baik dalam dunia seni, IT, arsitek, maupun musik. Yang pasti, tak ada pekerjaan yang tak mungkin kita geluti bila sungguh-sungguh memperjuangkannya. Yuk, kerja dari rumah.


(kompas)

3 Tips Agar Gaji Tidak Habis Di Tengah Bulan

awak bulan gaji sudah habis
(Foto: Morguefile)
Baru terima gaji pertengahan bulan sudah habis, bahkan bisa habis pada awal bulan. Nah, bagaimana nantinya mencukupi kebutuhan setengah bulannya lagi? Pastinya Anda akan berutang, dan waktu Anda gajian lagi gajinya pasti akan habis lagi buat bayar utang tadi. Anehnya lagi kejadian serupa akan terus berlanjut sampai bulan seterusnya.

Trus, pasti Anda akan mengeluh bahwa gaji yang terlalu kecil. Perlu diketahui bahwa gaji besar juga akan membuat pengeluaran Anda bertambah juga. Lalu, jangan menyalahkan dulu karena gaji Anda kecil, ada baiknya untuk menengok cara Anda mengelola keuangan bulanan ini seperti dikutip dari Kompas.com berikut ini.

1. Buatlah anggaran realistis
Dalam prinsip pengelolaan keuangan, membuat rencana keuangan adalah hal yang wajib dilakukan. Sebaiknya, Anda buat rencana pengeluaran sebelum menerima gaji. Sehingga saat gaji sudah di tangan, Anda bisa langsung menjalankan rencana yang sudah disusun. Cobalah memulainya dengan mencatat kembali pengeluaraan Anda selama tiga bulan ke belakang. Dengan begitu Anda bisa tahu mana saja pos-pos yang harus dihemat atau dihilangkan sama sekali.

Misalnya, setelah review tiga bulan ke belakang, ternyata Anda lebih banyak mengeluarkan uang untuk menghibur diri, seperti nonton film, karaoke, dan mencicipi makanan di restoran mahal. Pos hiburan ini sebenarnya tak penting-penting amat, jadi tak harus dilakukan seminggu sekali. Meski begitu, Anda juga tak harus menghilangkannya sama sekali. Anda hanya perlu mengontrol dan mengurangi frekuensinya, misalnya jadi sebulan sekali. Intinya, Anda harus bersikap realistis saat ingin belanja, agar tak mengurangi pos yang tidak seharusnya.

Selain membuat perencanaan, sebaiknya Anda juga memiliki sebuah jurnal untuk mencatat pengeluaran Anda dalam satu bulan. Catat semua barang dan jasa yang dibeli secara detail, sertakan nominal pembelian, waktu pembelian, dan tempat Anda membelinya. Bandingkan rencana keuangan Anda dengan pengeluaran nyata. Apakah sudah sama nominalnya, atau malah berlebih?

2. Prioritas kebutuhan
Apa prioritas keuangan Anda setiap bulan? Tentu saja membayar semua tagihan yang dibutuhkan, bukan? Seperti misalnya, biaya transportasi, belanja bulanan, listrik, air, atau membayar cicilan rumah. Pengeluaran rutin yang masuk dalam prioritas utama bisa disebut sebagai kebutuhan jangka pendek atau kebutuhan primer. Sedangkan, pengeluaran yang sifatnya sekunder dan tersier misalnya berlibur setiap akhir pekan, membeli barang bermerek ataugadget.

Pengeluaran sekunder dan tersier inilah yang harus dihemat. Bahkan jika sudah mengganggu kebutuhan primer, Anda bisa menghilangkannya dalam daftar perencanaan keuangan bulanan. Agar tidak jalan di tempat dan pengelolaan keuangan Anda mengalami pergerakan yang positif, jangan selalu berpikir tentang kebutuhan jangka pendek. Tetapkan target untuk mencapai tujuan jangka panjang. Misalnya, menambah tabungan sebesar Rp 50 juta dalam satu tahun.

3. Siapkan biaya tak terduga
Dalam merencanakan keuangan, Anda juga harus mempersiapkan biaya yang terduga atau dana cadangan yang dalam keadaan darurat bisa Anda ambil. Pisahkan dana cadangan ini dari tabungan Anda sehari-hari, atau tabungan yang bisa Anda ambil sewaktu-waktu. Seperti halnya menabung, dana cadangan juga harus disiapkan dengan penuh komitmen. Misalnya, Anda telah menggunakan 50 persen dana cadangan untuk membayar biaya rawat inap anggota keluarga yang sakit, maka Anda harus mengembalikan saldo dana cadangan seperti semula.

Cara lain yang bisa Anda lakukan untuk menyiapkan biaya tak terduga ini adalah dengan memiliki asuransi. Asuransi kesehatan, asuransi pendidikan, hingga asuransi jiwa berjangka adalah produk-produk keuangan yang bisa Anda pilih untuk dana cadangan Anda. Dengan memiliki asuransi berarti Anda sudah menyadari betapa pentingnya mengantisipasi setiap kejadian yang tak terduga di masa depan.


(kompas)

Ini Sebabnya Anda Malas Menabung

cara menabung uang
(Foto: Morguefile)
Ingat pepatah mengatakan menabung pangkal kaya, sudah sering kan kita dengar ungkapan itu. Anak kecil saja sudah diperkenalkan dengan menabung. Tapi kenapa kita masih juga malas untuk menabung? Nah, sebelum menyesal kemudian sebaiknya Anda perbaiki mulai dari sekarang.

Kebanyakan orang malas menabung karena banyak alasannya, ketahui alasannya dan ubahlah mulai dari sekarang. Dikutip dari Kompas.com, inilah 5 alasan Anda malas menabung:

1. “Gimana mau nabung, gajinya saja pas-pasan”
Uang enggak pernah cukup menjadi alasan klasik yang dipakai banyak orang untuk tidak menabung. Benar enggak sih tiap bulan kita selalu kehabisan uang? Apa iya gaji kita kekecilan? Menurut pakar keuangan, seberapa banyak pun uang yang kita miliki tetap saja kita akan lebih senang untuk menghabiskannya daripada ditabung.
Do: Berkomitmenlah untuk menghilangkan sebanyak mungkin kebocoran-kebocoran yang Anda bisa. Anda akan terkejut melihat betapa banyaknya uang tambahan yang Anda miliki dalam anggaran.

2. “Uangnya sudah habis buat bayar tagihan”
Aturan pertama dalam menyelamatkan uang Anda adalah "membayar" diri Anda terlebih dulu sebelum melakukan hal-hal lain. Sayangnya, aturan ini seringkali dilanggar. Begitu menerima gaji, kita akan sibuk di depan ATM untuk membayar ini-itu, sehingga gaji pun lenyap tanpa bekas. Ketika mau menabung, kita baru sadar bahwa tidak ada yang tersisa.
Do: Cara terbaik adalah membuat proses penyisihan uang secara otomatis. Pergilah ke bank dan buat instruksi debit otomatis dari rekening penerima gaji ke rekening tabungan atau investasi yang dimaksud. Untuk pemula, jumlahnya cukup 5 persen dari penghasilan rutin, kemudian setiap 6 bulan lakukan peningkatan presentase hingga mencapai target 30 persen. Bila ada penghasilan tambahan, gunakan uang tersebut untuk melunasi seluruh utang yang dimiliki.

3. “Ke bank? Mana sempat?”
Baru membayangkan mesti antre di bank untuk menabung yang hanya beberapa ratus ribu saja sudah bikin malas, apalagi kalau beneran itu yang terjadi. Anda merasa usaha yang dikeluarkan lebih besar daripada jumlah uang yang akan ditabung. Daripada waktu habis untuk antre di bank, Anda lebih suka memanfaatkannya untuk hal lain.
Do: Anda tidak harus pergi ke bank setiap akan menabung. Cukup manfaatkan fasilitas yang disediakan bank, misalnya auto debet, setoran tunai yang ada di mal-mal, internet banking, dan sebagainya.

4. “Enggak ada uang nganggur”
Niat menabung sih ada, tapi apa daya, gaji tiap bulan selalu untuk membayar kebutuhan hidup sehari-hari. Mulai dari transportasi, makan, telepon, listrik, belum lagi belanja bulanan. Yang menjengkelkan, setiap tahun harga barang-barang selalu naik, sehingga semakin kecil lah kemungkinan ada uang sisa.
Do: Kita memang tidak bisa mengendalikan harga barang. Namun, kita bisa mengendalikan pengeluaran dan pemakaian. Mulailah dengan mengganti produk elektronik dengan yang hemat energi. Lalu, bijaklah dalam berbelanja. Manfaatkan juga potongan-potongan harga yang biasa ditawarkan oleh supermarket dan pusat perbelanjaan lainnya. Selain itu, jangan malu untuk mengambil penawaran-penawaran menarik yang bisa menghemat kantong, seperti dari provider telepon, tv kabel, dan sebagainya.

5. "Menyia-nyiakan waktu senggang"
Setiap orang tentu butuh waktu untuk rileks dan me-recharge energi di rumah, tapi apakah kita memang perlu menghabiskan waktu 5 jam di depan televisi atau menonton video berjam-jam setiap hari? Padahal Anda bisa memanfaatkan waktu luang dengan kegiatan yang bisa menghasilkan uang.
Do: Cobalah mengubah mindset Anda dari konsumen menjadi kreator atau produsen. Ya, Anda bisa memanfaatkan waktu senggang dengan melakukan kegiatan yang Anda senangi dan menghasilkan uang. Misalnya saja, bila senang fashion dan tidak bisa lepas dari internet, Anda bisa membuat butik online, blog, dan sebagainya.


(kompas)

5 Alasan Wanita Lebih Memilih Karir Dari Pada Cinta

5 Alasan Wanita Lebih Memilih Karir Dari Pada Cinta
(Foto: Morguefile)
5 Alasan Wanita Lebih Memilih Karir Dari Pada Cinta - Wanita dulu sama wanita zaman sekarang sangat berbeda dalam hal cinta dan pernikahan, kalau wanita dulu lebih memilih nikah muda dan mendambakan pria tampan demi hidup bahagia. Tapi sekarang, wanita sangat jauh dari menikah muda dan lebih mementingkan karir dari pada pacaran atau nikah muda. Kenapa wanita lebuh memilih karir dan mengesampingkan cinta? Seperti dilansir dari Wolipop.com, berikut ini 5 alasannya.

1. Mengejar Mimpi
Pemikiran wanita zaman sekarang telah berubah. Kini mereka mempunyai mimpi untuk bisa menuntut ilmu setinggi mungkin dan bekerja di bidang yang mereka inginkan. Karena itulah tak sedikit dari mereka berusaha secara maksimal untuk menyelesaikan pendidikan dan melupakan urusan cinta. Tak heran bila sekarang ini banyak wanita yang menunda pernikahan mereka demi mendapat gelar Master atau bahkan Doktor.

2. Aktualisasi Diri
Wanita juga mampu mengaktualisasi diri. Sekarang ini, semakin banyak wanita melakukan dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain. Mereka juga menganggap hal tersebut lebih bermakna ketimbang mengurusi cinta. Dengan bisa mengaktualisasi diri wanita pun sudah mendapatkan kebahagiaan.

3. Kepuasan
Meraih prestasi dan mendapatkan jabatan yang diinginkan merupakan kepuasan tersendiri bagi wanita. Karena itulah banyak wanita yang berambisi untuk bisa memiliki jalan karir yang sesuai dengan passion mereka.

4. Memiliki Penghasilan
Orang yang bekerja tentunya mendapatkan penghasilan. Dari gaji yang didapat juga bisa digunakan untuk membeli apapun sesuai kebutuhan. Tak heran bila banyak wanita yang saat ini lebih mementingkan karir ketimbang cinta. Dengan penghasilan yang didapat, mereka bisa belanja, membayar semua tagihan, tanpa harus mengandalkan orang lain.

5. Gaya hidup
Karir sudah menjadi gaya hidup wanita modern. Bagi mereka, menjadi wanita karir memiliki daya tarik tersendiri. Sehingga mereka rela mengesampingkan cinta.

5 Cara Lolos Wawancara Kerja

5 Cara Lolos Wawancara Kerja
(c) Morguefile
5 Cara Lolos Wawancara Kerja - Lulusan dari Universitas ternama dan IPK tinggi tidak berarti gampang mencari pekerjaan dan juga bukan berarti suatu jaminan bisa diterima bekerja. Bekerja di perusahaan favorit merupakan suatu impian bagi banyak orang. Karena persaingan kerja zaman sekarang ini begitu ketat, tak gampang untuk mendapatkan posisi yang kita inginkan di suatu perusahaan.

Untuk diterima di suatu perusahaan favorit, selain kelengkapan berkas dan kemampuan akademis, ada lima hal lain yang bisa menjamin Anda diterima bekerja di perusahaan impian seperti di lansir dari Kompas berikut ini.

1. Penampilan

Yang pertama yang harus di persiapkan adalah penampilan. Karena penampilan ikut menentukan diterima atau tidaknya di perusahaan tersebut. Pilih pakaian sesuai dengan posisi yang Anda lamar dan Siapkan foto diri untuk CV yang menarik dan rapi. 

2. Cepat tanggap

Ingat, meskipun jawaban yang Anda jawab benar, tapi Anda lama dalam menjawabnya, hal itu dapat mengurangi nilai Anda di mata pewawancara. Maka, tetap fokus dan berpikir cepat demi memberikan jawaban yang tepat dan cepat.

3. Jawaban cerdas

Kemampuan berpikir cepat harus diimbangi dengan pengetahuan dan wawasan luas, sehingga Anda bisa memberikan jawaban yang tepat. Oleh karena itu, perluas pengetahuan Anda sebelum melakukan wawancara kerja.

4. Kontak mata

Saat wawancara kerja, usahakan selalu menjaga kontak mata. Jangan pernah melihat ke bawah atau tatapan mata Anda kemana-mana, karena hal tersebut menunjukkan Anda menyepelekan dan tidak menghargai pewawancara.

5. Percaya diri

Ini adalah salah satu kunci penting. Penampilan Anda yang percaya diri akan langsung menarik perhatian pewawancara dan membuat mereka merasa tertarik untuk tahu lebih banyak tentang diri Anda bahkan tak segan memberi kesempatan pada Anda.

Ingat, jangan terlihat cemas di hadapan pewawancara. Karena bisa menghilangkan rasa ketertarikan mereka terhadap Anda.

Demikian lima cara supaya Anda lolos dalam wawancara kerja. Semoga dengan mengetahui 5 hal tersebut Anda bisa menyiapkan diri supaya bisa diterima di perusahaan favorit Anda.

5 Tips Bermanfaat Untuk Kamu Yang Baru Selesai Kuliah

Tips Bermanfaat Untuk Kamu Yang Baru Selesai Kuliah
(Foto: Morguefile)
Tips Bermanfaat Untuk Kamu Yang Baru Selesai Kuliah | Tips cara mendapatkan pekerjaan | Tips mudah mencari kerja | Cara mencari kerja | Lowongan kerja bagi Fresh Graduate - Kamu masih beruntung bisa menyelesaikan kuliah, karena banyak juga yang tidak bisa menyelesaikan kuliahnya dengan berbagai alasan. Umumnya yang baru tamat kuliah atau sudah sarjana adalah disebut Fresh Graduate atau masih segar dan belum mempunyai pengalaman sama sekali, dan berusia diantara 21-24 tahun.

Nah, yang jadi masalahnya seorang yang baru tamat kuliah itu susah buat cari kerja, karena belum memiliki pengalaman kerja. Rata-rata perusahaan meminta yang sudah berpengalaman. Lalu bagaimanakah seorang fresh graduate 'berjuang' untuk mendapatkan pekerjaan pertamanya walaupun belum ada pengalaman sama sekali? berikut lima poin penting untuk kamu fresh graduate yang akan meniti karier awal, seperti yang kami kutip dari Vemale.com.

1. Jangan berhenti belajar

Selesai kuliah bukan berarti anda juga selesai belajar. Justru di dunia selepas dari kehidupan kampus anda bisa mendapatkan banyak ilmu baru yang tidak anda dapatkan di bangku perkuliahan. Rajin-rajin mengikuti forum atau berdiskusi agar anda mendapat tambahan ilmu dan pengembangan diri.

2. Temukan Passion Anda

Passion atau minat ada satu hal penting yang patut anda perhatikan ketika akan mencari sebuah pekerjaan. Bagi yang sudah tahu minat dan keinginannya bekerja di mana akan lebih mudah memetakan lowongan pekerjaan apa saja yang harus dia masuki. Bila anda belum menemukan passion anda, jangan berkecil hati. Eksplorasi diri anda sampai anda tahu anda cocok bekerja di bidang apa dan memiliki kemampuan apa.

3. Meminta bantuan

Jaman sekarang, mencari pekerjaan memang susah-susah gampang dan tricky. Banyaknya lowongan pekerjaan juga berbanding lurus dengan pelamar nya. Maka tidak heran banyakfresh graduate yang sudah berbulan-bulan lulus namun belum juga mendapatkan pekerjaan. Bila anda termasuk salah satunya, tidak masa bila anda meminta bantuan kepada teman atau orang-orang terdekat untuk memberi rekomendasi lowongan pekerjaan kepada anda. Hal ini merupakan salah satu manfaat dari pentingnya menjaga dan membangun koneksi dengan orang lain.

4. Berwirausaha

Anda sudah menemukan passion anda dan ternyata anda tidak ingin bekerja kantoran atau bekerja di perusahaan milik orang lain?. Anda mungkin tertarik pada bidang wirausaha. Memulai wirausaha bukan hal yang mudah tapi dengan bekal ilmu dan pengalaman yang didapatkan selama kuliah bukan tidak mungkin anda membuka bisnis anda sendiri dan malah membuka lapangan pekerjaan untuk orang lain. Pastikan anda sudah memikirkan dan membuat rencana yang matang untuk membuka usaha anda.

5. Menikah
Bila anda sudah memiliki kekasih dan sudah siap untuk menjejaki tahap yang lebih tinggi, setelah lulus kuliah dan sembari menemukan pekerjaan impian, anda bisa membangun keluarga. Dengan menikah, rasa tanggung jawab anda akan semakin besar sehingga anda tidak bermain-main dengan hidup dan pekerjaan anda serta memiliki motivasi kuat untuk memiliki karier yang bagus.

Lima opini penting untuk anda para fresh graduate ini dapat anda aplikasikan untuk memulai mencari pekerjaan atau menata masa depan anda. Kesuksesan dalam hidup anda ditentukan oleh diri anda sendiri bukan? selamat berjuang, freshgrad!

Tips Supaya Gaji Anda Tidak Habis Di Pertengahan Bulan

hidup hemat
Gaji Bulanan Cepat Habis (Thinkstock)
Namanya juga manusia, pasti apa saja bisa tergoda, misalnya saat baru ambil gaji, pasti ada saja godaan untuk membeli barang mewah. Hal tersebut bisa terjadi karena sewaktu belum gajian sudah punya rencana buat membeli barang tersebut. Dan pastinya gaji Anda selalu habis di pertengahan bulan, dan yang gilanya lagi awal bulan sudah lenyap. 

Hal di atas tersebut terjadi karena dalam pengelolaan uang Anda ada yang salah. Mungkin Anda kerap merasa, perusahaan memberikan gaji yang terlalu kecil dan pemasukan selalu tidak bisa mencukupi pengeluaran.

Sebenarnya gaji Anda sudah cukup, tapi yang membuatnya tidak cukup karena Anda menggunakan gaji hanya untuk membeli barang-barang yang tidak terlalu penting, misalnya tergoda buat beli ponsel baru. Sebelum kebiasaan buruk Anda ini jadi bencana keuangan, simak beberapa solusi agar Anda bisa menyimpan gaji bulanan, seperti yang dikutip dari Wolipop.com.

1. Simpan Sebagian Gaji
Simpan 10 sampai 30 persen gaji setelah menerima gaji, lalu simpan di rekening bank yang khusus untuk menabung. Usahakan jangan pernah memakai uang yang berada di bank tersebut. Agar tidak tergoda untuk melakukan penarikan uang, jangan membuat fasilitas kartu ATM pada akun bank tersebut.

2. Buat Prioritas
Membuat prioritas dalam pengeluaran. Dahulukan membayar tagihan-tagihan sebelum membelanjakan uang untuk kepuasan semata. Anda harus menyisihkan uang di awal untuk membayar tagihan-tagihan tersebut.

3. Jangan Belanjakan Sekaligus
Saat menerima gaji, jangan membelanjakan uang Anda sekaligus. Rencanakan setiap bulan seberapa banyak Anda akan mengeluarkan uang untuk belanja dan taat pada rencana tersebut.

4. Bijak Saat Berbelanja
Jangan membeli berdasarkan keinginan, namun berdasarkan kebutuhan. Saat Anda berpikir membutuhkan tas baru, pikirkan dua kali, apakah tas lama Anda benar-benar tidak bisa dipakai sampai harus membeli yang baru? Jika tidak, bahkan mungkin masih ada beberapa tas di dalam lemari, sebaiknya alokasikan untuk keperluan lain yang lebih penting, atau ditabung.

5. Belanja Sesuai Kemampuan
Berbelanjalah sesuai uang yang Anda punya bulan ini, bukan berdasarkan seberapa uang atau bonus yang akan Anda dapat di kemudian hari. Ingat, jangan mengeluarkan uang untuk keperluan tidak penting dan berharap akan mendapatkan uang ekstra setelahnya.

6. Batasi Penggunaan Kartu Kredit
Jangan memiliki lebih dari dua kartu kredit di dalam dompet jika Anda tidak bisa mengontrol penggunaanya. Gunakan kartu kredit secara bijaksana agar Anda tidak terbebani saat membayarnya. Tuntaskan semua pembayaran kartu kredit dan utang lainnya, segera setelah gaji Anda masuk. Dengan melunasi tagihan tersebut, di bulan-bulan berikutnya Anda tidak akan terbebani lagi dengan utang.

7. Investasi
Investasikan gaji Anda dengan mengikuti asuransi, bermain reksadana atau mendepositokan uang yang bisa ditarik sesuai persetujuan. Dengan cara ini sama saja seperti Anda menabung disiplin.


(wolipop)

7 Tanda Anda Terlalu Lelah Bekerja

capek bekerja
Tanda Anda Lelah Bekerja (Thinkstock)
Anda ini manusia bukan robot, dan tidak mungkin dipaksa untuk terus bekerja. Karena manusia ada sifat lelah, dan kalau sering dipaksakan akan timbul berbagai macam kendara, yang sering terjadi adalah lesu, depresi, kurang bergairah dan lainnya. Seperti dikutip dari Wolipop.com, berikut ini 7 tanda Anda kebanyakan bekerja.

1. Lesu
Terlalu fokus bekerja, juga bisa memicu rasa lelah karena Anda membebani tubuh dan pikiran dengan pekerjaan yang menumpuk. Jika terus-menerus seperti ini, maka tubuh Anda bisa kelelahan.

2. Selalu Merasa Depresi
Tak hanya tubuh yang merasa kelelahan jika terlalu banyak bekerja, tapi mental pun demikian. Apabila Anda merasa selalu depresi, itu menandakan Anda terlalu gila kerja. Sebaiknya Anda beristirahat sejenak dari pekerjaan.

3. Tak Bergairah
Apabila Anda mulai kehilangan gairah untuk mencapai target dari pekerjaan, sudah pasti itu pertanda Anda kelelahan bekerja.

4. Performa Kerja Menurun
Coba bandingkan performa kerja Anda yang sekarang dengan yang dulu. Apabila performa kerja menurun, bisa jadi itu adalah salah satu Anda sedang mengalami kelelahan. Sebab Anda merasa tertekan dengan berbagai aktivitas yang dilakukan di tempat kerja.

5. Malas Masuk Kantor
Apakah akhir-akhir ini Anda selalu merasa malas untuk masuk kantor? Atau malas dalam mengerjakan sesuatu, baik itu di kantor, maupun hal-hal lainnya? Hati-hati, ini juga merupakan tanda Anda sudah terlalu lelah bekerja dan butuh istirahat.

6. Sering Marah
Tekanan pekerjaan yang terlalu banyak dan menumpuk, tanpa sadar membuat Anda menjadi lebih sensitif dan marah-marah dengan rekan kerja atau bawahan di kantor. Jika Anda selalu mengalami seperti ini, sebaiknya segeralah ambil waktu untuk cuti dan pergi berlibur.

7. Tak Ada Kehidupan Sosial
Bagaimana dengan kehidupan sosial Anda? Jika Anda sampai-sampai tak ada waktu untuk bergaul dengan teman-teman di luar lingkungan kantor, itu menjadi dampak dari kesibukan Anda bekerja.


(wolipop)

5 Bisnis Wirausaha Yang Menjanjikan Untung Besar

Bisnis Wirausaha (vemale/shutterstock)
Banyak masyarakat sekarang tidak kreatif dan malas. Buktinya kebanyakan pemuda malah banyak yang ingin jadi pegawai negeri, padahal gajinya tidak seberapa, malah segitu-gitu saja tiap bulan. Dan yang paling menyebalkan adalah atasan kita, yang tiap hari mengatur kita. Tapi kalau wirausaha beda, tidak ada yang mengatur kita. Malah pendapatan kita gak ada batasannya.

Banyak sekali bisnis wirausaha yang bisa Anda lakukan, yang pasti, pilihlah bisnis yang akan dicari banyak pembeli dan tidak ada matinya, sehingga ada untung besar yang bisa Anda raih dalam waktu yang lama. Dikutip dari Vemale.com, Inilah 5 bisnis yang tidak ada matinya dan cocok untuk para wanita.

1. Bisnis Makanan
Sebagai kebutuhan utama, makanan adalah bisnis yang menjanjikan. Semua orang butuh makan, maka usaha yang berkaitan dengan makanan jadi, misalnya masakan, kue, minuman dan sebagainya akan terus dicari oleh semua orang. Di masa kini, orang tidak hanya mempertimbangkan kenyang atau tidak saat makan, tetapi juga rasa, kebersihan makanan dan sebagainya. Maka penting bagi Anda untuk melihat peluang ini dan mengembangkannya lagi. Akan lebih bagus jika Anda jago dalam hal kuliner atau pecinta kuliner, sehingga lebih mudah mengembangkan bisnis makanan jadi.

2. Jual Sembako
Sama seperti makanan, sembako adalah benda yang akan dicari semua orang setiap hari. Anda bisa membuka toko yang menjual berbagai sembako. Yang harus Anda perhatikan saat membuka toko sembako adalah konsisten dan selalu mengikuti perkembangan harga. Persaingan harga antar pedagang sembako sangat tinggi, sehingga pastikan Anda memberi harga yang pas. Pelanggan sembako biasanya loyal jika sudah cocok, pastikan mereka tetap kembali dengan harga yang sesuai.

3. Jasa Pendidikan atau Kursus
Makin hari, kebutuhan akan pendidikan menjadi perhatian khusus, terutama untuk anak-anak yang masih sekolah. Banyak orang tua menginginkan anak mereka tidak hanya mendapat pendidikan di sekolah, tetapi juga ketrampilan lain melalui lembaga kursus. Kursus bahasa asing, komputer, dan berbagai pelajaran sekolah adalah kursus yang paling diburu orang tua. Anda bisa menjual kemampuan Anda untuk membuka kursus pendidikan, mulai saja dari hal yang mudah, memberi les pada anak-anak Sekolah Dasar misalnya.

4. Jasa Kecantikan
Bagi wanita, kecantikan adalah segalanya, maka segala bisnis yang berkaitan dengan produk kecantikan dan jasa kecantikan selalu diburu. Anda bisa melakukan bisnis yang sangat menjanjikan ini. Anda bisa menjual berbagai produk kecantikan yang makin diburu orang, baik secara langsung atau online, menjual jasa makeup wajah, membuka salon atau klinik kecantikan. Yang perlu Anda ketahui, pastikan semua barang atau jasa yang Anda berikan aman dan memenuhi syarat badan kesehatan, karena jasa yang satu ini rentan produk palsu dan jasa kecantikan berbahaya.

5. Bisnis Online
Semua orang mulai beralih pada kehidupan online, termasuk jual beli barang. Banyak orang mulai melihat bisnis online sebagai sarana yang menjanjikan. Anda bisa menjual berbagai produk yang sesuai dengan minat Anda terlebih dahulu, misalnya Anda suka fashion, akan lebih mudah menjual pakaian, tas atau sepatu. Jika Anda suka kecantikan, banyak wanita mencari makeup-makeup asli buatan luar negeri yang sulit ditemukan di Indonesia. Yang pasti, bisnis ini mengharuskan Anda berhati-hati, banyak penipu berkedok pembeli, sehingga kewaspadaan dan sistem penjualan yang aman bagi penjual harus Anda terapkan.

Siapkah Anda memulai bisnis sendiri dan tidak bergantung pada orang lain?


(vemale)